Tahukan
anda bahwa air yang terbaik di dunia ialah air Zam-Zam sedangkan air yang
paling bersih di dunia ialah air Reverse Osmosis (R.O). Lho? Jadi, air
terbersih bukan air terbaik? Apa maksudnya?
Air
sebenarnya mempunyai ‘Roh & Perasaan’.
‘Wajah’ air yang ‘hidup’ bertukar atau berganti mengikuti ekspose atau paparan terhadap lingkungannya. Air hujan, air mata
air, air perigi/sumur, air sungai merupakan jenis ‘Air Hidup’ walaupun pada
hakikatnya mungkin kelihatan tidak begitu bersih. Ada enam tempat di dunia ini
yang dikaruniai ‘Air Hidup’ yang memiliki efek penawar (penyembuh) yang
menakjubkan; diantaranya ialah telaga Zam-Zam (Mekkah), Air Terjun Okinawa
(Jepang), Air mata air di Hunza (Pakistan), Air di Loudre, Prancis. Air yang
hidup mempunyai sifat dapat ‘Mengingat/Merekam’,
‘Menyimpan’ & ‘Memindahkan’ yang membuatnya memiliki
sifat terapi. Adapun air yang
sudah melalui proses R.O, direbus, deionize,
penyulingan (distilled) ataupun air
daur ulang (new water) adalah air
yang sudah dimatikan sehingga
meski air tersebut sangat bersih dan aman diminum tetapi sifat terapinya sudah
hilang. Lebih dari itu,
istilah ’bersih’ adalah yang kedua atau ketiga terpenting sebab hal
paling utama adalah apakah air itu suci dan ‘barokah’ (memiliki efek/unsur penawar atau penyembuh) .
Sifat
Air Hidup ini telah ditemukan secara saintifik oleh seorang ilmuwan terkemuka
dunia dalam ilmu air yaitu Dr. Masaru
Emoto yang mengkaji reaksi wajah air atau molekul kristal air yang berubah-ubah
setelah diekspos atau dipaparkan pada musik rock, lagu-lagu lembut, kata-kata
yang buruk, ucapan ‘Terima Kasih’, bacaan Al-Quran dan bahkan gambar Ka’bah
yang ditempelkan pada wadah berisi air tersebut. Coba lihat gambar-gambar
berikut yang dimuat di dalam buku beliau yang terbaru, ‘The Miracle Of Water’:
Wajah
air yang dipaparkan dengan perkataan yang baik atau penghormatan, menunjukkan
wajah kristal yang indah sementara wajah kristal dari air yang sama akan
menjadi menyeramkan dan terpecah apabila dipaparkan pada perkataan, ucapan atau
bunyi yang buruk.
Dr.
Emoto sangat kagum dengan umat Islam yang begitu menghargai air dan
menggunakannya dalam berbagai aspek selain sebagai sarana bersuci (thaharah),
berwudhu’, perawatan/terapi. Bahkan orang-orang Islam yang meninggal dunia pun
sebelum dikebumikan akan dimandikan dahulu. Beliau juga sangat kagum dengan kristal air Zam-Zam yang
dianggapnya paling unik di antara beragam contoh kristal air yang pernah
dikajinya. Cobalah lihat ke link video ini->
http://www.youtube.com/watch?v=PdBXdw46R2Y&feature=player_embedded
untuk melihat kristal-kristal air yang dipaparkan pada Asmaul-Husna, Basmallah,
kristal air Zam-Zam dan sebagainya dalam satu seri TV di Mesir dengan Dr. Emoto
sendiri.
Di daerah kita ini,
memang sulit untuk bisa memperoleh suplai air hidup berpenawar (efek
penyembuhan) ini setiap saat. Jika kita hendak menggunakan air hidup untuk
terapi, sekurang-kurangnya kita memerlukan 2,5 liter setiap hari untuk diminum
ataupun adakalanya dibacakan do’a. Sebenarnya sudah banyak kasus penyakit
kanker dan penyakit-penyakit lain yang penyembuhannya terbantu dengan
penggunaan air Zam-Zam secara terus menerus sebagai terapi meskipun datanya
memang tidak tersedia. Semuanya ini dengan izin dan kehendak Ilahi.
Persoalannya adalah tidak mudah untuk memperoleh suplai air tersebut dalam
jumlah yang banyak setiap hari. Alhamdulillah, inovasi Dr. Noordin Darus,
seorang doktor muslim dari Malaysia yang telah menemukan sejenis bahan tanah
liat saat beliau berjuang melawan kanker darah pada tahun 2001 dulu dan
menggunakannya sebagai salah satu bahan penyaring pada RxWater memberi keuntungan bagi kita. Beliau juga tidak menyangka
bahwa air bersih yang melalui tanah liat tersebut mempunyai semacam unsur ‘Medan Tenaga’ seolah air Zam-Zam
atau air berpenawar lain yang dapat membangkitkan (rejuvenate) sistem penyembuhan alami tubuh (body self-healing system). Sifat unik ini tidak ditemui pada air
yang dihasilkan sistem penyaring air lain manapun yang ada di pasaran. Air yang keluar dari bahan unik ini juga
merupakan air ‘Hidup’ yang dibersihkan dengan ‘Memori’ baru (karena dalam
’perjalanan’ air itu ke rumah kita,
sangat mungkin ia telah terexpose
pada banyak hal yang negatif). Dengan izin Allah, Dr. Noordin Darus akhirnya
sembuh dari penyakit kanker dan telah membantu banyak orang lainnya yang
menderita berbagai penyakit.
Beliau telah mendesain dan menciptakan Rx-Water, sebuah sistem yang
kelihatannya seperti alat ‘penyaring’ air biasa tetapi justru sebaliknya
merupakan sebuah sistem perawatan air yang mempunyai kesan atau efek terapi
yang menakjubkan dimana bahan tanah liat (clay)
dan Aura Converter diletakkan
pada cartridge keempat. Alat ini
telah terjual lebih dari 50.000 unit dan membantu ratusan ribu orang. Oleh
karena itu, perlu diingat bahawa Rx-Water
bukan hanya ‘penyaring air’ tetapi merupakan ‘Aura Converter’ atau Sistem
Terapi Penyembuh Aura. Itulah yang membedakan RX-Water dengan sistem penyaring atau
pengolahan air manapun di pasaran. Air hasil sistem Rx-Water adalah air hidup
(yang bersih dan disucikan) yang dapat
membangkitkan sistem penyembuhan alami tubuh dibandingkan dengan air
dari sistem penyaring lain yang hanya sekadar menghasilkan atau memasok ‘air
bersih’.
No comments:
Post a Comment